"Ini dia 24 jam makan di Solaria, ternyata bisa banget dari pagi siang malam mau sampai besok 2 hari juga masih bisa,"
story for lunch - Eksplorasi kuliner sepanjang hari ini membedah sejauh mana konsistensi rasa dan variasi menu yang ditawarkan oleh restoran bergaya kasual tersebut. Mulai dari sesi sarapan pagi yang diisi dengan kudapan gorengan renyah hingga porsi berat berupa mie ayam jamur, rangkaian menu diuji untuk melihat kesesuaiannya dengan lidah konsumen lokal. Kapasitas porsi yang melimpah menjadi sorotan utama dalam setiap hidangan yang disajikan.
Memasuki sesi makan siang, tantangan berlanjut dengan menu porsi besar (brutal) seperti ifumi krispi bersiram kuah kaya topping serta fuyunghai yang disajikan berdampingan dengan capcai padat nutrisi. Kombinasi tekstur garing dan bumbu kuah kental mengonfirmasi fleksibilitas dapur restoran dalam menjaga standar kualitas penyajian di tengah tingginya arus kunjungan pelanggan harian.
"Porsi sih gede, makanan Indonesia juga bisa bersaing ya sama makanan luar negeri dan tetap enak juga," ulas para penguji kuliner saat menilai efektivitas harga dan kuantitas porsi yang mengenyangkan.
Eksperimen ditutup dengan menu makan malam berbahan dasar nasi goreng teri cabai hijau yang dinilai sebagai salah satu puncak cita rasa terbaik dalam rangkaian uji coba tersebut. Di tengah dominasi tren kuliner asing yang kian masif di perkotaan, konsistensi menu lokal berkapasitas besar ini membuktikan daya tahan industri kuliner keluarga dalam mempertahankan loyalitas konsumen lintas generasi.
